Blog

Roof Garden: Atap sebagai Solusi Taman di Lahan Terbatas

Roof Garden: Atap sebagai Solusi Taman di Lahan Terbatas

Keterbatasan lahan untuk menghadirkan area hijau selalu menjadi masalah dalam mengembangkan ruang terbuka hijau, baik di kota, bangunan perkantoran, maupun bangunan tempat tinggal. Semakin sedikitnya lahan yang bisa digunakan untuk membuat area hijau dikarenakan pertumbuhan penduduk yang pesat, sehingga lahan kosong yang ada lebih banyak digunakan untuk membangun gedung-gedung bertingkat untuk tempat tinggal, seperti hotel, apartemen, rumah susun, dan sebagainya.

Beberapa cara untuk menghadirkan area hijau untuk di lahan minimum adalah dengan membuat vertical garden dan roof garden. Untuk mengetahui tentang Vertical Garden, Anda bisa langsung klik disini. Informasi lengkap dari kami, Green Art Indonesia selaku kontraktor pembuatan Vertical Garden. Selain vertical garden, ada pula roof garden yang bisa kita gunakan untuk membuat atau menghadirkan area hijau pada hunian kita.

Seperti namanya, Roof Garden, merupakan taman yang dibuat dengan menggunakan atap sebagai lahan hijaunya. Pemanfaatan fungsi atap menjadi taman kini tengah menjadi tren yang berkembang seiring dengan isu pemanasan global. Pengaplikasiannya tampak pada gedung-gedung perkantoran, maal, hotel, apartemen, maupun rumah, yang kini telah banyak menggunakan atap sebagai lahan hijau mereka. Hal ini terbukti mampu mengurangi efek rumah kaca sekaligus menjadi paru-paru kota, selain adanya taman kota.

Di perumahan, kini roof garden menjadi tren karena terbatasnya lahan pemilik rumah untuk membuat taman. Jika Vertical garden, pemilik membuat taman pada dinding yang mungkin untuk menambah kesan hijau alami serta sebagai pelengkap hiasan dinding dengan tanaman. Jika roof garden, pemilik dapat mendesainnya agar taman yang berada di atap rumah mereka ini dapat digunakan untuk tempat berkumpulnya keluarga atau untuk menanam berbagai macam jenis sayuran maupun buah-buahan.

Pada dasarnya untuk membuat roof garden tidaklah sulit, akan tetapi kita harus mengetahui dan memperhatikan tiap tahapan pengerjaannya. Berikut ini adalah beberapa poin pentng yang harus kita perhatikan sebelum mulai merancang untuk membuat roof garden.

Elemen Pembuatan Roof Garden

 

  1. Kekuatan dak atap rumah

Kekuatan dak atap rumah sangat penting untuk kita perhatikan. Sebab dak beton tak hanya menahan bebannya sendiri, tetapi juga media tanam seperti tanah, tanaman, furnitur (seperti pot), dan bahkan aktivitas kita sebagai pemilik atau pengguna taman tersebut. Jika salah perhitungan pada kekuatan struktur atap, akan beresiko menyebabkan robohnya bangunan. 

 

  1. Lapisan waterproofing

Konstruksi pada atap biasanya rawan bocor, karena tidak dilapisi dengan waterproofing terlebih dahulu. Untuk pembuatan roof garden, dak beton harus dilapisi oleh material waterproofing terlebih dahulu untuk mencegah merembesnya air ke ruangan yang berada di bawahnya.

  1. Saluran drainase

Saluran drainase ini berfungsi untuk membuang air buangan dari taman agar tidak menggenang di atap. Untuk memudahkan air mengalir ke saluran pembuangan, tambahkan kerikil, pasir, dan batu apung, agar aliran air mudah dan langsung menuju ke saluran pembuangan. Lapisi juga dengan ijuk yang berfungsi menahan butiran tanah agar tidak ikut menyumbat saluran pembuangan air.

 

  1. Tinggi lapisan tanah

Untuk tinggi lapisan tanah, buatlah lapisan paling atas taman menggunakan campuran tanag dengan pupuk kompos. Tinggi lapisan tanah cukup 5 hingga 15 cm saja. Kemudain tanami rumput dan tanaman sesuai dengan keinginan. Kita juga bisa melapisi dak dengan lantai kayu untuk meminimalkan perawatan taman. Terakhir, letakkan pot berisi tanaman berbunga di tepi taman atau tanaman rambat pada pagar pembatas.

 

 

Share this Post:  

Comments