Blog

Tentang Sprinkler Irrigation Part 2

Tentang Sprinkler Irrigation Part 2

Pada artikel sebelumnya telah kita ketahui apa itu sprinkler irrigation. Dalam artikel kali ini akan kita bahas tentang keuntungan dan juga kerugian dalam menggunakan sistem sprinkler irrigation.

Keuntungan Menggunakan Sprinkler Irrigation

  1.  Irigasi sprinkler tidak memerlukan membentuk permukaan leveling. Maksudnya adalah tidak perlu membentuk kontur pada tanah, karena sifatnya yang dapat diletakkan dimana saja menyesuaikan bentuk tanah.
  2. Dapat diterapkan ke daerah-daerah dengan variabel topografi yang berbeda-beda.
  3. Fleksibilitas ini dimungkinkan karena kepala sprinkler yang tersedia dalam berbagai kapasitas debit air.
  4. Menghemat biaya tenaga kerja, karena penyiraman dilakukan secara otomatis sesuai dengan timer yang sudah disetel sebelumnya.
  5. Mengurangi erosi pada tanah.
  6. Pupuk kimia dan pupuk aplikasi yang mudah digunakan dengan sistem sprinkler.
  7. Tidak ada keahlian khusus dalam mengoperasikan sistem.
  8. Frekuensi pengirigasian akan menghasilkan tanaman yang lebih baik, karena menggunakan timer frekuensi pengirigasian dapat diatur sesuai dengan kebutuhan.
  9. Peningkatan hasil dan kualitas, awal pematangan, konservasi air dan nilai alternatif penghematan jangka waktu tertentu dari tenaga kerja, mesin, pupuk dan pestisida.
  10. Kelembaban tanah dipertahankan pada tingkat optimal oleh irigasi sprinkler dan hasil yang lebih tinggi diperoleh dari tanaman dan kualitas tanaman lainnya juga baik.

Kendala dalam Penerapan Sprinkle Irigasi

  1. Distribusi air yang tidak merata karena angin kencang. Faktor alam ini tidak bisa dihindarkan, karena angin yang kencang dapat membuat arah siraman irigasi dari nozzle berubah.
  2. Pengurangan penguapan tanah saat membuka di bawah suhu tinggi.
  3. Tidak dapat diterapkan pada tanah yang kedap air (misalnya pada persawahan).
  4. Memakana biaya awal yang cukup tinggi.
  5. Harus sesuai dengan desain / perencanaan yang tepat.
  6. Kurangnya paket praktek.
  7. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan sistem sprinkler irrigation.
  8. Kurangnya kepedulian sosial untuk menghemat sumber daya alam.
  9. Semakin tinggi tekan air, semakin tinggi pula jenis sprinkler yang digunakan, dan akan berimbas pada kenaikan biaya di awal pembuatan.
  10. Kesulitan dalam irigasi selama ada angin yang berhembus di daerah irigasi sprinkler.

Tidak ada sesuatu yang hanya memiliki keuntungan saja, dibalik itu semua pasti ada kerugian yang kita terima. Tetapi jika hanya menilik pada kerugiannya saja kita tidak akan pernah maju, dan jika hanya meihat pada keuntungannya saja kita tidak akan berkembang. Karena dari kerugian atau resiko yang ada kita bisa belajar untuk mengurangi resiko itu dan mengubahnya menjadi suatu keuntungan atau bahkan membuat inovasi baru dalam sistem sprinkler irrigation ini.

Share this Post:  

Comments